Jumat, 28 Agustus 2026

Resep Ayam Kalasan Empuk dan Gurih, Bumbu Meresap Sampai ke Dalam

 



Kalau ngomongin ayam goreng khas Indonesia, Ayam Kalasan itu salah satu yang kelihatannya sederhana, tapi begitu masuk mulut langsung bikin paham kenapa menu ini nggak pernah kehilangan penggemar.

Bayangin ayam yang sudah diungkep lama sampai bumbunya benar-benar masuk ke dalam daging. Rasanya gurih, sedikit manis dari gula merah, ada aroma kelapa yang khas, lalu bagian luarnya digoreng sebentar sampai kecokelatan. Dagingnya? Empuk banget sampai gampang lepas dari tulang.

Dan bagian paling bahaya justru bukan ayamnya.

Sisa bumbu ungkep yang digoreng sampai jadi kremesan bumbu itu lho... bisa bikin nasi satu piring hilang tanpa sadar.

Nah, kali ini kita bikin Ayam Kalasan rumahan yang rasanya medok, aromatik, dan cocok banget dimakan dengan nasi putih panas, sambal, lalapan, dan bumbu gorengnya.

Bahan Ayam Kalasan

Untuk sekitar 4–5 porsi:

  • 1 ekor ayam, sekitar 800 gram–1 kg

  • 500 ml air kelapa

  • 2 lembar daun salam

  • 4 lembar daun jeruk

  • 2 batang serai, memarkan

  • 3 cm lengkuas, memarkan

  • 40–50 gram gula merah, sisir

  • 1 sdm air asam jawa

  • 1 sdt garam

  • ½ sdt kaldu bubuk, opsional

  • Minyak secukupnya untuk menggoreng

Kalau tidak punya air kelapa, sebenarnya masih bisa menggunakan air biasa. Tapi kalau ingin rasa Ayam Kalasan yang lebih legit dan aromanya lebih khas, air kelapa sangat direkomendasikan.

Bumbu Halus

Siapkan:

  • 8 siung bawang merah

  • 5 siung bawang putih

  • 4 butir kemiri, sangrai

  • 1 sdt ketumbar

  • 2 cm kunyit

  • 2 cm jahe

Haluskan semuanya sampai benar-benar lembut.

Cara Membuat Ayam Kalasan

1. Ungkep Ayam Bersama Bumbu

Masukkan potongan ayam ke dalam wajan atau panci.

Tambahkan bumbu halus, daun salam, daun jeruk, serai, lengkuas, gula merah, air asam jawa, garam, dan kaldu bubuk.

Tuangkan air kelapa.

Aduk dan balurkan bumbu ke seluruh permukaan ayam sebelum menyalakan api.

Nah, ini bagian yang menentukan enak atau tidaknya Ayam Kalasan kita.

Masak menggunakan api sedang sampai mendidih, kemudian kecilkan api. Tutup wajan dan biarkan ayam perlahan menyerap semua bumbunya.

Jangan buru-buru.

Kita bukan cuma ingin ayamnya matang, tetapi ingin rasa gurih, manis, rempah, dan air kelapa tadi benar-benar masuk sampai ke dalam daging.

Ungkep sekitar 35–45 menit atau sampai ayam empuk dan kuahnya tinggal sedikit.

Begitu tutup wajannya dibuka, aromanya harusnya sudah mulai bikin orang rumah bertanya:

“Masak apa?”

2. Jangan Buang Sisa Bumbunya!

Setelah ayam empuk, angkat ayam terlebih dahulu.

Sisa bumbu di dasar wajan jangan dibuang.

Masak lagi menggunakan api kecil sambil terus diaduk sampai kandungan airnya semakin berkurang dan bumbunya berubah menjadi pasta yang pekat.

Ini nanti kita goreng dan jadikan bumbu gurih-manis pendamping ayam.

Percaya deh, bagian ini yang biasanya malah diperebutkan.

3. Goreng Ayam Sebentar Saja

Panaskan minyak dengan api sedang.

Setelah minyak panas, masukkan ayam yang sudah diungkep.

Karena ayamnya sebenarnya sudah matang sempurna, kita nggak perlu menggoreng terlalu lama.

Cukup sampai permukaan ayam berubah menjadi cokelat keemasan dengan sedikit bagian karamelisasi gelap di pinggirnya.

Angkat dan tiriskan.

Hasil yang kita cari bukan ayam goreng kering sampai dagingnya kehilangan air.

Ayam Kalasan yang enak justru bagian luarnya kecokelatan dan harum, sementara begitu disobek...

daging bagian dalamnya masih juicy, lembut, dan gampang banget lepas dari tulang.

4. Goreng Bumbu Ungkep

Sekarang giliran harta karunnya.

Ambil sisa bumbu ungkep yang sudah kita pekatkan tadi.

Goreng sebentar menggunakan minyak panas sambil diaduk sampai warnanya berubah menjadi cokelat keemasan dan teksturnya agak kering.

Angkat menggunakan saringan lalu tiriskan.

Taburkan bumbu goreng ini di atas ayam.

Dan serius...

Jangan dicicip pakai nasi kalau belum siap nambah nasi.

Sambal Pendamping Ayam Kalasan

Ayam Kalasan punya karakter gurih dan sedikit manis, jadi paling cocok dipasangkan dengan sambal yang pedas, segar, dan sedikit asam.

Siapkan:

  • 10 cabai merah keriting

  • 8–15 cabai rawit merah, sesuai selera

  • 5 siung bawang merah

  • 2 siung bawang putih

  • 1 buah tomat merah

  • ½ sdt terasi bakar

  • ½ sdt garam

  • 1 sdt gula merah

  • Sedikit minyak

Goreng sebentar cabai, bawang, dan tomat sampai layu.

Ulek bersama terasi, garam, dan gula merah. Nggak perlu terlalu halus supaya tekstur cabainya masih terasa.

Terakhir, siram sedikit minyak panas bekas menggoreng ayam.

Aduk.

Nah, sekarang sambalnya hidup.

Pedasnya tajam, ada sedikit rasa manis dan gurih, lalu ketemu Ayam Kalasan yang legit. Pas banget.

Cara Penyajian

Taruh nasi putih panas di piring.

Tambahkan satu atau dua potong Ayam Kalasan, kemudian taburkan bumbu goreng di atasnya.

Lengkapi dengan:

  • Sambal

  • Timun

  • Daun kemangi

  • Kol

  • Selada

  • Tahu goreng

  • Tempe goreng

Sekarang coba sobek ayamnya pakai tangan.

Dagingnya harus gampang terlepas dari tulang. Ambil sedikit nasi, tambahkan ayam, kasih bumbu gorengnya, kemudian colek sambal.

Satu suapan langsung komplit.

Gurihnya ayam keluar duluan, kemudian ada rasa manis tipis dari gula merah dan air kelapa. Aroma serai, daun jeruk, lengkuas, dan ketumbarnya muncul di belakang.

Terus pas kena sambal...

Nah, ini baru bahaya.

Pedas, gurih, manis, wangi rempah, ditambah nasi masih panas.

Diet kita bicarakan besok saja.

Tips Supaya Ayam Kalasan Lebih Enak

Pertama, kalau memungkinkan gunakan ayam kampung muda atau ayam pejantan. Tekstur dagingnya lebih terasa dan menurut saya lebih cocok dengan proses ungkep yang lama.

Kedua, jangan melewatkan air kelapa. Air kelapa memberikan rasa manis alami sekaligus membantu menciptakan aroma dan warna karamelisasi yang khas ketika ayam digoreng.

Ketiga, gunakan api kecil setelah kuah mendidih. Kalau api terlalu besar, cairannya keburu habis sebelum bumbu sempat meresap maksimal.

Keempat, jangan menggoreng ayam terlalu lama. Ingat, ayam sudah matang ketika selesai diungkep. Proses penggorengan hanya untuk mendapatkan warna, aroma, dan tekstur bagian luar.

Dan terakhir, simpan bumbu ungkepnya. Jangan sampai bagian terenak dari resep ini malah masuk tempat sampah.

Penutup

Ayam Kalasan membuktikan kalau makanan enak sebenarnya nggak harus menggunakan teknik yang ribet.

Rahasia utamanya justru ada pada kesabaran.

Ayam dimasak perlahan bersama air kelapa, gula merah, dan rempah sampai bumbunya benar-benar meresap. Setelah itu cukup digoreng sebentar sampai kecokelatan.

Hasil akhirnya adalah ayam yang gurih, sedikit manis, harum rempah, empuk di dalam, dan punya lapisan luar yang nikmat banget ketika dimakan bersama sambal.

Kalau akhir pekan bingung mau masak apa, resep ini wajib dicoba.

Tapi satu pesan terakhir:

Masak nasinya agak banyak. Jangan bilang nggak diperingatkan.

Kamis, 27 Agustus 2026

Patin Bakar Ala Banjar, Dagingnya Lembut dengan Sambal Goreng Limau Kuit




Kalau ada ikan yang memang seperti diciptakan untuk dibakar, patin adalah salah satunya. Kandungan lemak alaminya membuat daging ikan ini tetap lembut dan berair meskipun terkena panas bara. Begitu bumbunya mulai mengering dan permukaan ikan menyentuh panggangan, aromanya langsung berubah menjadi wangi gurih yang bikin orang otomatis mencari nasi.

Patin bakar ala Banjar mempunyai karakter rasa yang sederhana tetapi kuat. Ada rasa gurih, sedikit manis, aroma kunyit dan ketumbar, serta sentuhan asam yang membantu menyeimbangkan lemak ikan patin. Bagian luarnya tampak mengilap dan sedikit terkaramelisasi, sementara daging di dalamnya masih putih, lembut, dan gampang terlepas dari tulang.

Nah, bagian yang bikin susah berhenti makan tentu saja sambal gorengnya. Cabai, bawang, tomat, dan terasi digoreng sampai harum, kemudian diberi perasan limau kuit. Sambalnya pedas, gurih, sedikit manis, dan mempunyai aroma jeruk khas Kalimantan yang langsung membuka selera.

Ini tipe makanan yang ketika baru datang ke meja kelihatannya masih aman. Begitu ikan dibelah, asap tipis keluar dari bagian tengah, sambal ditaruh di atas dagingnya, lalu dimakan bersama nasi hangat—baru terasa kalau satu ekor patin ternyata bisa habis lebih cepat dari perkiraan.

Informasi resep

Waktu persiapan: 30 menit
Waktu marinasi: 30 menit
Waktu memasak: 25–35 menit
Hasil: 4–5 porsi
Tingkat kesulitan: Sedang

Bahan utama

  • 1 ekor ikan patin berukuran sekitar 800 gram–1 kilogram

  • 1 buah jeruk nipis

  • 1 sendok teh garam

  • 2 sendok makan minyak goreng

  • Daun pisang secukupnya untuk alas panggangan, opsional

Bumbu halus patin bakar

  • 7 siung bawang merah

  • 4 siung bawang putih

  • 3 butir kemiri, sangrai

  • 2 cm kunyit

  • 1 cm jahe

  • 1 sendok teh ketumbar

  • ½ sendok teh merica

  • 1 sendok teh garam

  • 1 sendok makan gula merah

  • 1 sendok makan air asam jawa

  • 3 sendok makan kecap manis

  • 50 ml air

Cara membersihkan ikan patin

  1. Bersihkan isi perut dan insang ikan patin, kemudian kerik bagian kulitnya menggunakan pisau untuk mengurangi lendir.

  2. Bilas ikan sampai bersih, lalu buat beberapa sayatan pada kedua sisinya. Sayatan ini membantu bumbu meresap dan membuat bagian ikan yang tebal matang lebih merata.

  3. Lumuri seluruh permukaan dan rongga perut ikan menggunakan jeruk nipis dan garam. Diamkan selama 10–15 menit, kemudian bilas sebentar dan tiriskan.

Patin memang memiliki aroma khas ikan sungai. Jeruk nipis membantu mengurangi aromanya, tetapi jangan merendam ikan terlalu lama karena rasa asam yang berlebihan dapat mengubah tekstur permukaan daging.

Cara membuat bumbu bakar

  1. Haluskan bawang merah, bawang putih, kemiri, kunyit, jahe, ketumbar, merica, garam, dan gula merah.

  2. Panaskan dua sendok makan minyak, kemudian tumis bumbu halus menggunakan api kecil sampai harum dan benar-benar matang.

  3. Masukkan air asam jawa, kecap manis, dan 50 ml air. Aduk sampai tercampur rata.

  4. Masak hingga bumbu mengental dan minyak mulai terlihat keluar di bagian pinggirnya. Koreksi rasa, lalu matikan api dan biarkan agak dingin.

  5. Lumurkan sebagian besar bumbu ke seluruh permukaan ikan, termasuk bagian sayatan dan rongga perutnya.

  6. Simpan sedikit bumbu untuk bahan olesan ketika ikan sedang dibakar.

  7. Diamkan ikan selama kurang lebih 30 menit agar bumbunya meresap.

Cara membakar ikan patin

  1. Siapkan bara arang dengan panas sedang. Hindari api yang masih menyala besar karena kecap dan gula pada bumbu akan cepat terbakar.

  2. Olesi panggangan dengan sedikit minyak. Jika khawatir ikan lengket atau hancur, letakkan daun pisang di atas panggangan selama tahap awal pembakaran.

  3. Letakkan ikan di atas panggangan, kemudian bakar menggunakan panas sedang. Jangan terlalu sering membalik ikan karena daging patin sangat lembut.

  4. Setelah bagian bawah mulai kokoh, balik ikan dengan hati-hati menggunakan dua spatula atau penjepit lebar.

  5. Olesi permukaannya dengan sisa bumbu, lalu lanjutkan membakar sambil sesekali dibalik.

  6. Patin sudah matang ketika bagian tertebalnya berubah menjadi putih buram, mudah terlepas dari tulang, dan tidak lagi terlihat transparan. Jika menggunakan termometer makanan, bagian dalamnya setidaknya mencapai sekitar 63°C.

  7. Menjelang matang, dekatkan ikan sebentar ke bara agar bumbunya sedikit terkaramelisasi dan menghasilkan aroma bakaran yang lebih kuat. Jangan terlalu lama supaya lapisan kecapnya tidak pahit.

Lihat bagian kulitnya—bumbunya mengilap, pinggirannya sedikit gelap, dan minyak alami dari ikan mulai keluar. Ketika ditekan perlahan, dagingnya langsung terbelah menjadi serpihan besar yang lembut. Ini bagian yang paling berbahaya karena biasanya nasi di piring langsung terasa kurang.

Bahan sambal goreng limau kuit

  • 10 buah cabai merah keriting

  • 8–15 buah cabai rawit, sesuaikan tingkat kepedasan

  • 6 siung bawang merah

  • 2 siung bawang putih

  • 1 buah tomat merah

  • ½ sendok teh terasi bakar

  • ½ sendok teh garam

  • 1 sendok teh gula merah

  • 4 sendok makan minyak goreng

  • ½–1 buah limau kuit

  • 2 sendok makan air, jika diperlukan

Cara membuat sambal goreng

  1. Panaskan minyak, kemudian goreng cabai merah, cabai rawit, bawang merah, bawang putih, dan tomat sampai layu serta muncul sedikit warna kecokelatan.

  2. Angkat bahan sambal dan pindahkan ke cobek. Tambahkan terasi, garam, dan gula merah.

  3. Ulek sampai tingkat kehalusan yang diinginkan. Sambal tidak perlu terlalu halus agar tekstur cabai dan bawangnya masih terasa.

  4. Masukkan kembali sambal ke dalam minyak bekas menggoreng. Masak menggunakan api kecil sampai sambal harum, warnanya lebih pekat, dan minyak mulai terpisah.

  5. Jika sambal terlalu kering, tambahkan sedikit air lalu masak kembali hingga teksturnya kental.

  6. Matikan api dan biarkan sambal sedikit mendingin. Setelah itu, beri perasan limau kuit dan aduk rata.

Limau kuit sebaiknya dimasukkan setelah api dimatikan agar aroma kulit dan sari jeruknya tidak hilang karena panas. Mulailah dengan setengah buah terlebih dahulu karena limau kuit mempunyai aroma dan rasa asam yang cukup kuat.

Begitu limau kuit masuk, aroma sambalnya langsung berubah. Pedasnya masih terasa, tetapi sekarang ada wangi jeruk yang segar dan sedikit tajam. Sambal seperti ini bukan cuma mendampingi ikan, tetapi juga memotong rasa berlemak dari patin sehingga setiap suapan terasa hidup lagi.

Cara penyajian

Letakkan patin bakar di atas daun pisang, kemudian sajikan bersama sambal goreng limau kuit, nasi hangat, irisan mentimun, kemangi, dan terong bakar jika tersedia.

Ambil daging dari bagian dekat perut karena bagian tersebut biasanya paling lembut dan berlemak. Tambahkan sedikit sambal, tekan dengan nasi hangat, lalu makan dalam satu suapan.

Rasa pertama yang muncul adalah gurih dan sedikit manis dari bumbu bakar. Setelah itu muncul pedas sambal, aroma terasi, dan rasa segar limau kuit di bagian akhir. Daging patinnya nyaris tidak perlu dikunyah lama karena langsung lembut di mulut.

Kalau sambalnya sampai meresap ke sela-sela daging dan nasi mulai terkena minyak bumbunya, sudah—diet bisa dibicarakan lagi besok.

Tips agar patin bakar tidak hancur

Pastikan panggangan sudah panas dan diolesi minyak sebelum ikan diletakkan. Tunggu sampai bagian bawah ikan benar-benar kokoh sebelum membaliknya.

Gunakan dua spatula lebar untuk menopang kepala dan badan ikan secara bersamaan. Hindari mengangkat ikan hanya dari bagian ekornya.

Bumbu yang mengandung kecap dan gula mudah gosong. Gunakan bara sedang, lalu tingkatkan panas hanya pada tahap akhir untuk membentuk lapisan karamel.

Jika tidak memiliki panggangan arang, ikan dapat dipanggang di oven pada suhu 200°C selama sekitar 25–35 menit. Olesi kembali dengan bumbu pada pertengahan waktu memasak, kemudian gunakan api atas selama beberapa menit untuk membentuk permukaan yang sedikit kecokelatan.

Cireng Salju Ala Kafe, Renyah di Luar dan Lembut di Dalam
Resep cireng salju ala kafe yang renyah di luar dan lembut kenyal di dalam, lengkap dengan sambal rujak pedas manis.

Ada sesuatu yang berbeda dari sepiring cireng yang disajikan di kafe. Bukan hanya adonan aci yang digoreng, tetapi camilan hangat yang datang dalam keranjang kecil bersama semangkuk sambal rujak. Permukaannya putih bertepung seperti tertutup salju, sementara bagian pinggirnya mengembang dan renyah.

Begitu dibelah, bagian dalamnya masih lembut dan kenyal. Rasa gurih bawang putih dan daun bawang berpadu dengan sambal rujak yang pedas, manis, dan sedikit asam. Cireng salju ini cocok menjadi teman minum kopi, camilan sore, maupun menu sederhana untuk dijual dengan penyajian ala kafe.

Informasi resep

Waktu persiapan: 20 menit
Waktu memasak: 20 menit
Hasil: 16–18 buah
Tingkat kesulitan: Mudah

Bahan adonan kering

  • 260 gram tepung tapioka

  • 2 batang daun bawang, iris tipis

  • ½ sendok teh merica bubuk

  • Tepung tapioka secukupnya untuk baluran

Bahan biang

  • 40 gram tepung tapioka

  • 220 ml air

  • 3 siung bawang putih, haluskan

  • 1 sendok teh garam

  • 1 sendok teh kaldu bubuk

Cara membuat cireng salju

  1. Masukkan air, bawang putih, garam, kaldu bubuk, dan 40 gram tepung tapioka ke dalam panci. Aduk sampai tepung larut dan tidak menggumpal.

  2. Masak menggunakan api kecil sambil terus diaduk. Setelah adonan berubah menjadi bening, lengket, dan menyerupai lem kental, segera matikan api.

  3. Campurkan 260 gram tepung tapioka, irisan daun bawang, dan merica di dalam wadah besar.

  4. Tuangkan adonan biang selagi panas ke tengah tepung. Aduk menggunakan spatula, kemudian lanjutkan dengan tangan setelah suhunya cukup aman disentuh.

  5. Jangan menguleni adonan sampai kalis. Cukup campurkan secara kasar dan biarkan sebagian tepung kering tetap menempel. Lapisan tepung inilah yang menghasilkan permukaan putih dan berkerut seperti salju.

  6. Ambil sekitar satu sendok makan adonan. Satukan perlahan, bentuk bulat pipih, lalu balur tipis dengan tepung tapioka. Jangan menekan adonan terlalu padat.

  7. Panaskan minyak dengan api kecil menuju sedang. Masukkan cireng ketika minyak sudah hangat, tetapi belum terlalu panas.

  8. Goreng cireng dalam jumlah sedikit agar mempunyai cukup ruang untuk mengembang. Balik sesekali supaya matang merata.

  9. Setelah permukaannya mengembang, terasa kokoh, dan bagian pinggirnya renyah, angkat lalu tiriskan. Cireng tidak perlu digoreng sampai cokelat karena warna putih pucat merupakan ciri khas cireng salju.

Bahan sambal rujak

  • 100 gram gula merah, sisir

  • 150 ml air

  • 5–10 buah cabai rawit

  • 1 siung bawang putih

  • 1 sendok makan air asam jawa

  • ¼ sendok teh garam

Cara membuat sambal rujak

  1. Haluskan cabai rawit, bawang putih, dan garam.

  2. Masukkan bumbu halus, gula merah, air, dan air asam jawa ke dalam panci.

  3. Masak menggunakan api kecil sampai gula larut dan saus sedikit mengental.

  4. Koreksi rasa, lalu dinginkan agar tekstur sambal menjadi lebih kental.

Tips agar cireng renyah dan tidak meledak

Jangan menguleni adonan sampai halus karena cireng dapat menjadi keras dan kehilangan lapisan putih khasnya. Bentuk adonan secara longgar agar terdapat rongga-rongga kecil di dalamnya.

Gunakan minyak hangat dan api kecil menuju sedang. Minyak yang terlalu panas akan membuat bagian luar cepat mengeras sementara uap masih terperangkap di dalam, sehingga cireng berisiko pecah atau meletup.

Jangan membuat cireng terlalu tebal dan jangan memenuhi wajan. Goreng perlahan sampai teksturnya stabil, lalu angkat sebelum warnanya menjadi gelap.

Adonan yang belum digoreng juga dapat disimpan sebagai stok. Susun cireng dalam wadah bertabur tapioka, pisahkan setiap lapisan menggunakan plastik atau kertas roti, kemudian simpan di freezer. Cireng beku dapat langsung digoreng menggunakan minyak yang masih hangat.

Penyajian ala kafe

Susun cireng dalam keranjang kecil berlapis kertas makanan, kemudian sajikan sambal rujak dalam mangkuk terpisah. Tambahkan sedikit irisan daun bawang atau cabai merah sebagai hiasan.

Sambal rujak juga dapat diganti dengan saus keju, sambal bawang, atau bumbu cabai bubuk. Namun, perpaduan cireng gurih dengan sambal rujak tetap menjadi versi klasik yang paling sulit ditolak—apalagi ketika cireng baru diangkat, masih hangat, dan disantap bersama kopi pada sore hari.

Senin, 02 Desember 2019

Lodeh Terong Kacang Panjang

Lodeh Terong Kacang Panjang ala @arsanti96

Jika masa lalumu tak berhak untuk diceritakan, Buatlah masa depan yang layak untuk dikisahkan. Dan jika masa lalumu tak layak untuk disesali, Ciptakanlah masa depan yang layak untuk diteladani.


Resep Lodeh Terong Kacang Panjang


Kali ini kita akan belajar membuat sayur lodeh terong campur kacang panjang, seperti apa tutorialnya mari kita langsung saja.

Bahan:
  • 2 buah terong
  • 8 lonjor kacang panjang
  • 100 gram udang
  • 600 ml santan cair
  • Minyak untuk menumis

Bumbu halus:
  • 6 siung bawang merah
  • 3 siung bawang putih
  • 10 cabe rawit
  • 1 cabe merah besar

Bumbu cemplung:
  • 2 lembar daun salam
  • 2 lembar daun jeruk
  • 1 jempol lengkuas geprek

Perasa:
  • 1 sendok makan garam
  • 1 sendok teh gula pasir
  • 1 sendok teh ketumbar bubuk (opsional)

Cara memasak
  • 1. Tumis bumbu halus hingga harum, masukkan bumbu cemplung dan udang, lalu tambahkan perasa, masak hingga udang berubah warna
  • 2. Masukkan santan cair, tunggu mendidih
  • 3. Setelah mendidih masukkan terong dan kacang panjang yang telah dipotong-potong
  • 4. Masak hingga matang, koreksi rasa lalu siap disajikan 😉

#sayurlodeh #lodehsayur #reseplodeh #lodeh #masakannusantara #berbagiresep #dapur_resep #reseprumahan #resepmommies #anekaresep #semuabisamasak #masakanindonesia #masakansederhana #resepmasakannusantara #indonesianfood #menuhariansederhana #menurumahan #menusimple #dapurbamari

Sabtu, 30 November 2019

Resep Pare Pete Pedas

Resep Pare Pete ala @arsanti96

Permisi ya si duo ijo lewat dulu, ada pare dan pete dimasak pedas, resepnya anti pait ya Insya Allah. Cocok untuk yang suka pare maupun yang penasaran dengan pare, selamat mencoba.

Instagram @arsanti96

Pare Pete Tumis Pedas





Bahan:
  • 2 buah pare
  • 1 sendok makan ebi
  • 5 lonjor pete kupas
  • 100 ml air



Bumbu halus:
  • 6 siung bawang merah
  • 3 siung bawang putih
  • 20 cabe rawit



Bumbu cemplung:
  • 6 buah cabe ijo iris serong
  • 2 iris lengkuas
  • 2 lembar daun salam



Perasa:
1/2 sendok teh garam
1 sendok makan gula pasir



Cara memasak
  1. Belah pare menjadi 2 bagian, buang isinya, iris tipis, kemudian garami dengan 2 sendok makan garam, aduk rata dan diamkan selama 10 menit.
  2. Setelah 10 menit remas-remas hingga keluar airnya, buang air garam kemudian bilas dengan air bersih.
  3. Tumis bumbu halus hingga harum, masukkan bumbu cemplung dan ebi.
  4. Tambahkan air dan perasa kemudian masukkan pare, aduk rata masak hingga bumbu meresap.
  5. Sesaat sebelum mematikan kompor masukkan pete, aduk rata dan koreksi rasa lalu siap disajikan.


#tumispare #reseppare #reseppete #masakannusantara #berbagiresep #dapur_resep #reseprumahan #resepmommies #anekaresep #semuabisamasak #masakanindonesia #masakansederhana #resepmasakannusantara #indonesianfood #menuhariansederhana #menurumahan #menusimple #dapurbamari #videomasak_dapurbamari
Resep Capcay Goreng dan Udang Goreng Tepung

Resep Capcay Goreng dan Udang Goreng Tepung ala @arsanti96

Alhamdulillah menu sederhana kali ini:

Instagram @arsanti96

🍁 Capcay Goreng
🍁 Udang Goreng Tepung

Resep Capcay Goreng

Bahan:
  • 1 buah wortel
  • 1 bonggol brokoli
  • 10 buah jagung muda
  • 5 lembar sawi putih
  • 250 gram udang

Bumbu iris:
  • 1 buah bawang bombai
  • 3 siung bawang merah
  • 2 siung bawang putih
  • 10 cabe rawit

Perasa:
  • 1 sendok makan garam
  • 1 sendok teh gula
  • 1 sendok makan saus tiram
  • 1/2 sendok teh merica bubuk
  • 1/2 sendok teh kaldu jamur

Cara memasak:
  1.  Cuci bersih sayuran kemudian potong-potong
  2.  Bersihkan udang buang kepala dan kupas kulitnya
  3.  Iris semua bumbu kemudian tumis hingga harum
  4.  Masukkan udang, tambahkan perasa dan sedikit air (-+100 ml)
  5.  Setelah mendidih masukkan wortel, masak hingga setengah matang lalu masukkan sayuran lainnya
  6.  Aduk merata masak hingga matang
  7.  Cek rasa dan sajikan

Resep Udang Goreng Tepung


Bahan:
  1. 300 gram udang
  2. 200 gram tepung bumbu instan
  3. 5 sendok makan tepung terigu
  4. 100 ml air (secukupnya)
  5. Sejumput garam dan lada

Cara memasak:
  1.  Bersihkan udang, tanpa dikupas, cukup bersihkan kepalanya
  2.  Ambil 5 sendok makan tepung bumbu, larutkan dengan sedikit air untuk bahan pencelup
  3.  Pada wadah yang lain, campurkan sisa tepung bumbu dan tepung terigu secara rata
  4.  Ambil udang, balut dengan tepung pencelup kemudian gulingkan di tepung yang kering
  5.  Lakukan hingga habis
  6.  Diamkan kurang lebih 5 menit
  7.  Goreng dengan api sedang
  8.  Jangan lupa dibalik
  9.  Angkat lalu sajikan 

#udanggorengtepung #udanggortep #resepudang #udanggalahgoreng #capcaygoreng #foodies #masakannusantara #berbagiresep #dapur_resep #reseprumahan #resepmommies #anekaresep #semuabisamasak #masakanindonesia #masakansederhana #menuhariini #resepmasakannusantara #indonesianfood #menuhariansederhana #menurumahan #menusimple #dapurbamari #setmenu_dapurbamari
Resep Tumis Kacang Panjang Cecek dan Pindang Goreng Tepung

Resep Tumis Kacang Panjang Cecek dan Pindang Goreng Tepung ala Ari Susanti (@arsanti96)

"Barang siapa yang tidak mensyukuri yang sedikit, maka ia tidak akan mampu mensyukuri sesuatu yang banyak."
~ HR. Ahmad

Alhamdulillah menu sederhana kali ini dari @arsanti96

Instagram @arsanti96

🍁 Tumis Kacang Panjang Cecek
🍁 Pindang Goreng Tepung
🍁 Tempe Goreng
🍁 Buah Salak


Resep Tumis Kacang Panjang Cecek


Bahan:
  1. 8 lonjor kacang panjang potong serong
  2. 250 gram cecek potong dadu
  3. 200 ml air
  4. Secukupnya minyak untuk menumis

Bumbu iris:
  1. 8 siung bawang merah
  2. 4 siung bawang putih
  3. 12 cabe rawit
  4. 5 cabe ijo besar
  5. 1 jempol lengkuas geprek
  6. Secukupnya kecambah ale
Perasa:
  • 1 sendok tes garam
  • 1 sendok teh gula pasir
  • 1 sendok makan saus tiram
  • 1 sendok makan kecap manis

Cara memasak :
  1. Tumis dua bawang hingga harum kemudian tumis bumbu iris lainnya
  2. Tambahkan 200 ml air dan perasa
  3. Masukkan cecek, masak hingga empuk
  4. Setelah cecek empuk masukkan kacang panjang, masak hingga matang
  5. Cek rasa, lalu siap disajikan

#tumiskacangpanjang #foodies #masakannusantara #berbagiresep #dapur_resep #reseprumahan #resepmommies #anekaresep #semuabisamasak #masakanindonesia #masakansederhana #menuhariini #resepmasakannusantara #indonesianfood #menuhariansederhana #menurumahan #menusimple #dapurbamari #setmenu_dapurbamari